
PROFIL
Tanggal Lahir : 15 Februari 1985
Zodiak : Aquarius
Gol. Darah : O
Karakter : Positive Thinking, periang, lincah
Hobi : Snowboard, Surfing, santai di laut, bertemu orang-orang di kafe, seafood
Moto : Tidak ada tantangan, tidak ada kesempatan
Lisa Halim, mungkin belum seterkenal Utada Hikaru, Ayumi Hamasaki atau beberapa penyanyi wanita Jepang yang populer sekarang ini. Namun di beberapa wilayah Indonesia seperti Sumatera dan Sulawesi lagunya termasuk yang sering diputar di radio dan menjadi andalan program Tokyo Beat 2008 yang dibuat Japan Foundation Indonesia. Harusnya kita (sedikit) bangga, karena Lisa Halim membawa nama Indonesia di dunia musik Internasional (dan juga Jepang) dan tidak malu mengaku sebagai 'orang' Indonesia ^^. Selain Anggun tentunya. hehehehe...
"Kalau tak menghadapi tantangan, kesempatan tak akan datang," adalah moto hidup Lisa Halim. Karenanya salah satu olah raga favoritnya adalah snowboarding dan berselancar, yang semuanya termasuk olahraga menantang. Selain itu Lisa Halim juga suka bermain ke pantai atau pegunungan yang sepi demi mencari inspirasi buat lagu-lagunya.
Wanita kelahiran 15 Februari 1985 berayahkan Indonesia (Makasar) dan ibu Jepang itu sejak kecil sudah memperlihatkan bakat seninya ketika ibunya menghadiahkan sebuah CD Whitney Houston I WILL ALWAYS LOVE YOU pada hari ulang tahunnya yang ke-10. Semua lagu di album tersebut diulangnya berkali-kali tiap hari.
Sejak saat itu Lisa mulai hobi bernyanyi dan mulai berani menulis lirik. Pada saat usia 15 tahun, seorang penyanyi pop Jepang yang sedang populer (saat itu) bernama Tina (bukan Tina Toon kan?) tertarik dengan lirik Tsuki buatan Lisa dan membuat lagu dari lirik tersebut dan ini menjadi awal karir profesional pertamanya sebagai seorang penulis lagu. Di usia 15 tahun ini pula, Lisa Halim mendapat kesempatan untuk menyanyikan lagu terkenal milik Mariah Carey & Whitney Houston - When You Believe di suatu acara. Dan sejak saat itulah, ia makin membulatkan tekadnya menjadi seorang penyanyi dan penulis lagu.
Keseriusannya menekuni dunia tarik suara diperlihatkan Lisa dengan belajar teknik vokal di Hajima Vocal Academy yang menghasilkan sebuah album single indie pertamanya Winter Love Song pada tahun 2003.
Sebelum menembus major label, Lisa Halim berkiprah di jalur indie melalui label Tower Record dan merilis beberapa single. Mini album indienya yang rilis pada 7 Maret 2007 adalah Daddy (ditulis untuk mengenang almarhum ayahnya) yang masuk sebagai salah satu album terlaris dan menguasai chart indie di beberapa situs musik Jepang.
Air Rhythm, merupakan single pertamanya bersama major label yang dirilis pada musim panas 2007, tepatnya 1 Agustus. Lagu ini digunakan sebagai lagu tema kejuaraan selancar salju khusus putri Roxy Challenge 2007. Beberapa lagunya ada yang mendapatkan pujian dari kritikus musik Jepang diantaranya adalah Pearl Drops. Single Flow with it/Pearl Drops yang dirilis akhir 2007 ini juga menjadi image song pada Winter Sports Festa season7 dan Tiger Sahara Cup, sebuah event kompetisi snow board ke-26 seluruh Jepang. Kesempatan ini didapat Lisa Halim karena snowboard juga adalah salah satu olahraga kesukaannya.
Di tahun 2008, ia merilis single Setsunai Kurai Aishiteta (切ないくらい、愛してた。) berkolaborasi dengan salah satu musisi R&B Jepang, Ja'Yed. Lisa Halim juga sempat tampil di Indonesia Japan Expo, sebuah event memperingati ulang tahun emas (ke 50) persahabatan Indonesia Jepang, dan sebuah event olahraga di Bali. Sepertinya sebentar lagi rilisan resmi Lisa Halim akan masuk ke Indonesia.
Kalo bingung mencari perbandingannya, Yaa, karena karakter vokalnya yang sangat terinfluens dengan aroma R&B ditambah musik khas pop Jepang, lagu-lagu Lisa Halim mungkin bisa dibandingkan dengan lagu Yuna Ito, atau lagu ballad-nya BoA. Hingga saat ini Lisa konsisten menulis sendiri semua lagu dalam albumnya. Lagu ciptaannya memang tipikal musik pop Jepang dengan tempo lambat dengan liriknya romantis dan lembut. Yah itung-itung mendengar 'suara' Indonesia di dunia J-pop.
Ketika membuat lagu, Lisa ingin pendengar musiknya ikut menikmati kecintaannya pada pantai dan laut. “Aku ingin laguku datang ke pendengarnya seperti gulungan ombak dan tiupan angin sepoi yang menerpa pantai." Rilisan terbarunya adalah mini album Here I Am yang dirilis 17 Desember 2008 yang lalu, mengandalkan single Say good bye. (aho)
Sumber : Kapanlagi, google, wikipedia, situs resmi
Untuk info lebih lanjut mengenai Lisa Halim :
OHP (jp)
PONY CANYON (jp)
BLOG(jp)



Lisa Halim - Say good bye
Credits to : NihongoPV
Lisa Halim - Setsunai Hodo Aishiteta
Credits to : syzkoo2
Lisa Halim - Daddy
Credits to : ikclfkulzfjcz
More Videos

No comments:
Post a Comment